Di dunia ini, tidak ada hal yang kekal abadi dan bertahan selamanya. Seiring berjalannya waktu, ada saja perubahan – perubahan yang terjadi. Perubahan – perubahan tersebut ada yang berjalan sangat lambat dan membutuhkan waktu yang sangat lama, namun tidak jarang juga ada perubahan yang terjadi secara mendadak atau tiba – tiba dan mengangetkan seluruh pihak yang terdampak oleh perubahan – perubahan yang terjadi. Perubahan – perubahan yang terjadi tersebut seringkali berdampak positif bagi kehidupan dan keberlangsungan namun tidak jarang juga menimbulkan imbas atau dampak negatif di sisi yang lain. Berangkat dari hal tersbut, hendaknya kita memiliki kepekaan akan perubahan – perubahan yang terjadi, dan setidaknya kita bisa memahami dan mengerti mengenai perubahan – perubahan tersebut sehingga kita dapat merasakan manfaat positifnya dan membuang segala imbas negatifnya.

        Sebut saja yang saat ini sedang hangat dan santer dibicarakan oleh masyarakat khususnya yang bergelut di bidang industri baik itu industri pangan, industri tekstil, industri otomotif, industri elektronik, industri kimia, dan jangan sampai lupa juga dengan industri pariwisata yaitu revolusi industri 4.0. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? pada dasarnya, masyarakat mengenal revolusi industri 4.0 sebagai revolusi teknologi atau revolusi digital yaitu pengimplementasian teknologi dan digitalisasi padi masing masing bidang industri yang ada. Menurut Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin RI) Kabinet Kerja periode 2014 – 2019 Bapak Airlangga Hartarto, Indonesia akan menjadi salah satu dari beberapa negara yang terdampak sangat besar dengan adanya revolusi industri 4.0 ini, hal senada juga disampaikan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia periode 2014 – 2019 yaitu Bapak Arief Yahya.

            Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan utamanya pada masa revolusi industri 4.0 saat ini. Salah satu sektor perindustrian yang memiliki potensi besar kedepannya adalah sektr industri pariwisata. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai apa sih dampak dari revolusi industri 4.0 terhadap perindustrian pariwisata di Indonesia.

            Pariwisata di indonesia sudah sangat tersohor ke seluruh pelosok dunia, maka dari itu revolusi industri 4.0 memiliki dampak yang sangat besar terhadap industri pariwisata. Industri pariwisata yang ada di Indonesia perlahan – lahan mulai mengalami perubahan dari konvensional menjadi digital. Seperti mengutip dari pernyataan Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya tentang visi pariwisata Republik Indonesia yang dilansir dari laman travel.kompas.com bahwa di era digital ini, 70% pelancong atau wisatawan sudah merasakan dampak dari era pariwisata digital. Hal ini sudah sesuai dengan perencanaan Kementrian Pariwisata Indonesia dengan visinya yaitu Go Digital agar dapat menjangkau dan menarik pangsa pasar industri pariwisata yang begitu besar, yang selama ini berada di luar jangkauan dari era pariwisata konvensional yang sangat terbatas dan cakupan atau ruang lingkupnya masih sempit.

            Menyiasati hal tersebut, Kementrian Pariwisata Republik Indonesia sudah menyiapkan cara tersendiri untuk menghadapinya. Salah satunya adalah dengan menyiapkan suatu platform digital dengan nama New ITX-Indonesia Tourism Exchange. Platform tersebut adalah sebuah etalase produk pariwisata berwujud digital agar Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) bisa tetap eksis dan bersaing dengan penjualan paket pariwisata melalui digital marketplace yang disiapkan oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Tentu saja usaha ini dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan dampak positif dari digitalisasi pariwisata.

     Disamping hal tersebut, revolusi industri 4.0 juga menyebabkan munculnya berbagai Online Travel Agent (OTA) atau yang apabila diartikan ke Bahasa Indonesia memiliki pengertian sebagai penyedia jasa perjalanan wisata berbasis online. Kemunculan Online Travel Agent ini memiliki dampak yang signifikan terhadap pelayanan jasa di bidang pariwisata yang dirasakan oleh konsumen – konsumen yang di era milenial ini didominasi oleh golongan muda yang didominasi oleh golongan muda yang sudah paham dan tidak bisa lepas dari teknologi. Bagaimana tidak, kehadiran Online Travel Agent ini memiliki berbagai macam kelebihan dan kemudahan seperti dalam sistem pembayaran, sistem promosi, dan berbagai macam kelebihan lainnya yang tidak dapat diberikan oleh pelayanan jasa pariwisata konvensional.

            Begitu besarnya dampak revolusi industri 4.0 bagi industri pariwisata harus menjadi perhatian khusus kita, karena apabila kita tidak dapat mengikuti dan mengimbanginya maka tentu saja kita akan tertinggal dan terlupakan. Mulai sekarang, marilah kita dengan aktif mempelajari tentang pentingnya GoDigital bagi industri pariwisata.

Published by anjanijasmine

Hey guys, this is a blog where i upload many things about tourism. I hope you guys can get enough information from this.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started